Langsung ke konten utama

SEKAR TELKOM TOLAK RENCANA MERGER ESIA

Serikat Karyawan (Sekar) Telkom menyatakan menolak rencana merger layanan Telkom Flexi dengan Esia milik PT Bakrie Telecom.

"Penggabungan Flexi dengan Esia bukanlah pilihan yang terbaik bagi bisnis Telkom ke depan. Tercermin ketika rumor ini bergulir, sudah menurunkan saham Telkom di pasar modal," kata Sekjen Sekar Telkom, Asep Mulyana, di Jakarta, Kamis.

Menurut Asep, saat ini bisnis Flexi sangat menguntungkan dan prospeknya bagus ke depan, jadi tidak ada alasan harus digabung dengan Esia.

"Kecuali memang ada tekanan politis terhadap rencana tersebut. Evaluasi kapabilitas internal untuk membuat Flexi lebih maju lagi juga perlu dilakukan, bukan malah mencoba melakukan langkah penggerogotan aset negara," tegas Asep.

Diketahui, PT Telkom Tbk menyiapkan dua opsi terkait rencana merger antara Flexi dan Esia, layanan PT Bakrie Telecom Tbk.

"Opsi tersebut adalah menjadi mayoritas, atau menjadi minoritas asalkan mendapat kompensasi dari Grup Bakrie," kata Komisaris Utama Telkom Tanri Abeng.

Sebelumnya, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai, rencana penggabungan Flexi-Esia dikhawatirkan melanggar UU Anti Monopoli, karena kedua operator telepon tetap nirkabel (FWA) itu menguasai lebih dari 50 persen pasar layanan CDMA.

Namun untuk memuluskan rencana merger itu, Bakrie Telecom mengajukan lisensi layanan seluler, selain lisensi yang dimilikinya saat ini yaitu Sambungan Langsung Internasional (SLI) dan Sambungan Langsung Jarak Jauh (SLJJ).

PLT Dirjen Postel/Ketua Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Muhammad Budi Setyawan mengungkapkan, belum ada keputusan terkait lisensi seluler milik Bakrie Telecom.

"Masih telaah teknis dan legal," kata Budi.

Anggota Komite BRTI, Heru Sutadi, meminta Bakrie Telecom menyelesaikan terlebih dahulu masalah kepastian waktu penggelaran SLJJ karena izin prinsip telah diberikan sejak dua tahun lalu.

"Sampai sekarang tidak ada kepastian penggelaran SLJJ oleh Bakrie Telecom. Masalah ini belum selesai, sudah mengajukan pula lisensi ingin bermain di seluler," ujar Heru.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KOMISI VIII DPR RI BERKOMITMEN MENAIKKAN ANGGARAN KEMENTERIAN AGAMA PADA TAHUN 2011 SEBESAR Rp. 29 TRILIYUN

Komisi VIII DPR RI yang membidangi Agama , Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Bencana, tanggal 27 - 29 Oktober 2010 yang lalu berkunjung ke Provinsi Kepulauan Riau. Tim Kunjungan Kerja Komisi VIII dipimpin Hj. Chairunnisa (F-PG), didampingi beberapa Anggota di antaranya, Imran Muchtar (F-PD), Amin Santono (F-PD), Mahrus Munir (F-PD), M. Bagowi (F-PD), Syaiful Anwar (F-PD), Tety Kadi Bawono (F-PG), Adang Ruchiatna Purwadiredja (F-PDIP), Ina Amania (F-PDIP), Hayu R. Anggara Shelomita (F-PDIP), Herlini Amran (F-PKS), Rahman Amin (F-PKS), dan Soemintarsih Moentoro (F-Hanura). Tim disambut hangat Kepala Kanwil Kementerian Agama Kepri Razali Djaya dan jajarannya di Bandara Hang Nadim Batam. Dalam pertemuannya dengan Kakanwil Kementerian Agama, Ketua Tim Komisi VIII Chairunnisa mengatakan, pihaknya ingin megetahui lebih dekat bagaimana pelaksanaan pembangunan bidang agama di Provinsi Kepri, juga untuk mendapatkan masukan terhadap anggaran yang telah dise...

Merapi Masih Mencekam, Jumlah Pengungsi 278.403 Jiwa

JAKARTA - Hingga hari ini aktivitas Gunung Merapi masih terbilang tinggi. Bahkan dini hari hingga pagi tadi suara gemuruh masih terdengar. Eksodus besar-besaran pun masih berlanjut.  Data yang diperoleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (7/11/2010) pukul 12.00 WIB, mencatat ada 278.403 pengungsi akibat letusan Gunung Merapi. Jumlah tersebut berasal dari Sleman 54.153 orang, Klaten (58.482), Boyolali (60.643), Kabupaten Magelang (102.353), dan Kota Magelang (2.772). Para pengungsi tersebar di berbagai barak pengungsian, diantaranya di Kabupaten Sleman terdapat di Stadion Manguwoharjo dan Auditorium kampus UPN “Veteran” Yogyakarta. Di Kabupaten Klaten berada di Pendopo Pemda, Gor Gelarsena, dan Gedung DPRD. Di Kabupaten Magelang pengungsi berada di Muntilan, Sawangan Salam, dan Borobudur. Sedangkan untuk Kota Magelang berada di Bakorwil, Panti Mandala, dan Kiai Sepanjang. Seperti diketahui, pada Jumat 5 November lalu, para pengungsi terpaksa haru...

Ternyata...Luna Maya Punya Utang

Luna Maya sangat merindukan dunia entertainment s etelah lima bulan menghilang karena terjerat kasus video panas bersama kekasihnya Ariel Peterpan . Dia pun mulai kembali menjajaki dunia yang sudah membesarkan namanya itu.Apalagi ternyata Luna punya utang. Kedepannya, Luna akan terus berkarya lewat promo lagu-lagunya, baik di televisi maupun di radio. Ia harus tetap menjalani promo, karena sudah merasa 'berutang' kepada pihak label. "Jadi ya saya punya utang sama label, dan tanggung jawabnya ya pasti mereka sudah mengeluarkan budget, ngeluarin biaya buat album saya, jadi saya harus membalas mereka dengan ngejalanin promo ke televisi, terus nanti ada promo radio juga," ungkapnya. Meski demikian, mantan bintang iklan Lux itu mengaku begitu menyintai dunia hiburan. "Kalau dulukan shooting, presenter segala macam. Maksudnya pekerjaan seperti itu memang karena Cinta," kata Luna saat ditemui si studio Penta SCTV , Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sen...